lazada.co.id
CINE

Minggu, 01 September 2013

ARTEMIA SHELL FREE(ARTEMIA INSTAN)


Artemia Shell Free (tanpa cangkang/Mati/tidak usah di kultur)

Artemia Shell Free , adalah artemia salina yg sudah di proses dengan membuang cangkang nya. Pada umumnya penggunaan Artemia dengan cara di kultur agar artemia menetas, ketika artemia menetas cangkang nya akan terlepas.
Kendala di pembenihan terkadang cangkang tersebut terbawa dan termakan oleh larva ikan sehingga larva mengalami problem pencernaan dan bisa sampai fatal yaitu kematian.
Untuk memudahkan proses pemberian Artemia maka di lakukan pemisahan cangkang nya yg di sebut Shell Free. Artemia Shell Free masih memiliki kandungan nurisi yng tinggi bagi larva.
Pemberin artemia shell free tinggal di taburkan ke larva dan larva akan menyantap artemia tersebut.
Secara economis dan efesiensi , Artemia Shell free sangat economis dan mudah peternak tidak usah melakukan kultur dan jumlah artemia di kaleng lebih banyak karena tidak menyertakan cangkang nya tetapi minus di banding artemia non shell free daya tarik bagi larva kurang di banding nya yg di kultur karena tidak hidup.

Artemia Shell free yg kami jual merek INVE buatan Belgia, untuk ikan hias INVE mempunyai branding OCEAN NUTRITIONS yang sudah memiliki reputasi kelas dunia dalam pakan ikan berkwalitas tinggi

CARA PENGGUNAAN
Artemia Shell Free tinggal ditaburkan di media hidup larva (kondisi mati dan berbentuk powder) larva akan langsung memakan, untuk tahap awal berikan sedikit demi sedikit agar larva terbiasa, pemberian secara bertahap sangat di anjurkan dibanding pemberian banyak sekaligus.

DOSIS PENGGUNAAN
disesuaikan dengan kebutuhan
pemberian di anjurkan sehari 3x dan dosis di tambahkan sesuai usia larva
pemberian bisa di mulai dari usia 3 hari sampai larva di rasa sudah dapat memakan cacing/kutu air atau pellet
HARGA:
35rb kemasan botol size 20 gram
500rb kemasan kaleng size 500gram
harga belum termasuk ongkir

Minat sms ke: 085740624172

Minggu, 11 Agustus 2013

STANDAR PENILAIAN KONTES CUPANG HIAS MENURUT BMII= PROPORSI SIRIP (part-8)

Proporsi sirip adalah kondisi fisik dari ikan yang berupa sirip dan yang bentuknya terdiri dari 
tulang dan selaput. Proporsi sirip yang baik adalah yang berbentuk seimbang, sesuai dengan 
ketentuan, lebar, kokoh, membuka dengan maksimal dan sempurna serta seimbang dengan 
proporsi tubuhnya.   
Secara umum ketentuan sirip yang baik adalah sebagai berikut : 
  1. Semua sirip dorsal, anal dan caudal harus mengembang dengan sempurna saat terbuka 
  2. Antara sirip dorsal, anal dan caudal harus mengunci dengan rapat satu dengan yang lainnya pada saat sirip dalam kondisi terbuka dengan maksimal 
  3. Pertemuan antara sirip dorsal, anal dan cadual harus terlihat overlap ( lebih )  antar siripnya atau tidak hanya menempel sedikit melainkan harus menempel dengan rapat 
  4. Sirip anal, caudal dan dorsal harus terlihat lebar dan kokoh 
  5. Pangkal sirip harus terlihat lebar sesuai dengan pangkal ekornya 
  6. Jika di tarik garis lurus antara sirip dorsal dan anal minimal terlihat lurus 
  7. Sirip anal, dorsal dan caudal saat mengembang harus terlihat minimal seperti setengah lingkaran atau ¾ lingkaran 
  8. Pada double tail sirip anal dan dorsal akan nampak seolah-olah apabila dilipat akan terlihat sama besar dan bentuknya 
  9. Saat ikan sedang bermain tidak boleh ada spasi kosong pada pertemuan setiap sirip dorsal, anal dan caudal 
  10. Untuk doubletail pembagian caudal harus tepat berada di tengah pangkal sirip caudal
  11. Khusus untuk female pertemuan antar sirip tidak harus overlap 
  12. Untuk ventral fin ( sirip perut atau dasi ) harus terlihat sama besar, panjang dan lurus terutama saat ikan menunjukan agresifitasnya 
  13. Pectoral fin ( sirip renang ) harus terlihat rapi, seimbang baik bentuk dan ukurannya antara kedua sisinya serta lebar 
  14. Pectoral fin harus bergerak bolak balik dengan sempurna baik saat ikan diam maupun saat ikan menunjukan agresifitas.
selanjutnya...

Sumber: Standar Penilaian Kontes Ikan Cupang Hias Betta Mania Independen Indonesia (BMII)

Jumat, 26 Juli 2013

PLAKAT FANCY (MALE)

Ikan dalam galeri tidak kami jual, untuk mengetahui info tentang ikan ini silakan hubungi sumber yang tertulis di bawah gambar dan untuk melihat ikan/produk yang kami jual silakan melihat di label produk.Salam cupang :)


Sumber: Jokiweda Betta

STANDAR PENILAIAN KONTES CUPANG HIAS MENURUT BMII= PANGKAL SIRIP (part-7)

Pangkal sirip yang baik adalah pangkal yang lebar sehingga memiliki kekokohan untuk menahan
sirip-sirip yang lebar. Pangkal sirip harus terlihat seimbang dan proporsional terhadap bentuk dan
volume sirip.

Ketentuan pangkal sirip yang baik adalah sebagai berikut

  1.  Pangkal sirip ekor tidak boleh terlalu kecil atau terlalu besar, yang akan membuat sirip terlihat tidak seimbang 
  2. Pangkal sirip ekor tidak boleh terlihat naik keatas, terutama saat ikan sedang bermain
  3. Pangkal setiap sirip sebaiknya berukuran besar dan lebar sesuai dengan kondisi volume sirip, hal tersebut di karenakan pangkal yang lebar dapat menahan sirip yang volumenya besar dengan kokoh 
Sumber: Standar Penilaian Kontes Ikan Cupang Hias Betta Mania Independen Indonesia (BMII)

Jumat, 19 Juli 2013

STANDAR PENILAIAN KONTES CUPANG HIAS MENURUT BMII= BENTUK BADAN (part-6)

Secara umum bentuk badan ikan terbagi atas 3 ( tiga ) bagian utama yaitu bagian kepala, bada dan pangkal ekor. Bentuk badan yang baik adalah bentuk badan yang proporsional dan seimbang antar bagian tubuh maupun antara tubuh dengan sirip.
Kriteria ikan dengan bentuk badan yang baik  sebagai berikut : 
  1. Bentuk badan yang tidak terlalu panjang 
  2. Bentuk kepala harus lebih kecil dari badan bagian tengah 
  3. Bagian belakang badan makin mengecil secara teratur mendekati pangkal ekor ikan
  4. Bagian kepala tidak boleh ada lekukan atau menyendok 
  5. Untuk female harus terdapat kantung telur yang sudah berisi telur, semakin besar volume kantong telur maka semakin baik proporsi tubuh ikan betina
  6. Pangkal ekor tidak boleh terlalu kecil dan menekuk keatas, terutama saat ikan membuka sirip ekornya dengan maksimal 
  7. Pada doubletail bagian atas atau punggung harus terlihat tebal atau nampak seperti berpunuk 
Sumber: Standar Penilaian Kontes Ikan Cupang Hias Betta Mania Independen Indonesia (BMII)